Tips Negosiasi bagi Tim Procurement Profesional di Masa Pandemi Covid-19

Semua orang telah menyadari bahwa dampak pandemi Covid-19 tidak hanya mempengaruhi sektor kesehatan, melainkan juga tatanan sosial dan bisnis perusahaan. Pandemi membuat banyak perusahaan menghadapi dilema untuk bertahan di tengah penurunan aktivitas bisnis. Bahkan, tak sedikit perusahaan yang harus berhenti beroperasi dan merumahkan karyawannya.

Beberapa tips negosiasi yang dapat dilakukan tim procurement perusahaan selama masa pandemi yaitu:

  • Mengupayakan negosiasi sekaligus tetap menjalin kerjasama bisnis yang baik demi menjaga keberlangsungan usaha kedua belah pihak (mutual survival) antara penjual dan pembeli.

Negosiasi bisa dimulai dengan membahas kondisi yang sedang terjadi di perusahaan. Dalam hal ini perusahaan juga harus memposisikan diri sebagai supplier. Negosiasi tersebut diharapkan membawa titik terang bagi kendala yang dialami dan meningkatkan upaya saving cost secara maksimal.

  • Melakukan negosiasi untuk mengantisipasi persediaan secure material. Sehingga kebutuhan perusahaan tetap terpenuhi dan terhindar dari kelangkaan suplai material yang membuat perusahaan kesulitan melanjutkan proses operasional.

Negosiasi bisa didasari riwayat kerja sama yang telah dilakukan serta potensi untuk menjalin kerja sama yang lebih solid di masa depan. Kedekatan tersebut akan membuat supplier akan mengusahakan pengadaan material untuk kebutuhan perusahaan. Anda juga dapat berbagi informasi secara terbuka mengenai kendala yang terjadi dan meminta dukungan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

  • Mendiskusikan tentang peluang penyesuaian harga material yang dibeli, sehingga upaya memaksimalkan saving cost dapat direalisasikan.  
  • Membicarakan rencana penundaan Purchase Order (PO) atau penundaan pengiriman bahan baku jika kapasitas gudang sedang penuh akibat persediaan produk jadi yang belum disalurkan ke pasar. 

Selama masa pandemi, sebaiknya tim procurement perusahaan juga melakukan virtual meeting atau online meeting sebagai bagian dari proses kerja.

Lantas, bagaimana cara melakukan proses negosiasi virtual secara efektif?

Proses negosiasi virtual memang lebih sulit dibandingkan negosiasi langsung. Namun, proses tersebut bisa diupayakan secara maksimal dengan memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Penampilan tim procurement harus tetap profesional seperti halnya negosiasi tatap muka.
  • Gestur tubuh dan artikulasi suara selama proses negosiasi online harus terlihat jelas dan terkesan profesional.
  • Persiapan teknis harus dilakukan secara matang, mulai dari perlengkapan audio visual, perangkat yang spesifikasinya memadai, serta koneksi internet berkecepatan tinggi.
  • Materi yang akan dibahas harus disusun dengan jelas untuk menyingkat waktu meeting.

Saat ini, tim procurement profesional di tanah air tentu sedang kewalahan mengatur aliran rantai pasok di perusahaan. Namun, masalah tersebut harus disikapi secara bijaksana dengan melakukan improvement sesuai dengan kondisi pasar. Sehingga perusahaan bisa bertahan dari krisis di masa pandemi dan dapat kembali bersaing dengan para kompetitor.

Anda yang berkecimpung di bidang procurement tentu memiliki banyak pertanyaan yang berhubungan dengan operasional perusahaan di masa pandemi. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Anda dapat bergabung dengan online training bertema “Negotiation Skills for Professional Procurement in the post Covid-19” yang akan diselenggarakan oleh PQM Consultants pada tanggal 21 dan 22 Juli 2020. Online training tersebut akan membahas konsep dan strategi negosiasi procurement di masa pandemi secara detail. Berpartisipasi dalam online training ini akan membuat Anda lebih cermat sekaligus kreatif saat melakukan negosiasi procurement.

Silakan melakukan registrasi sekarang juga dan bersiaplah berjumpa dalam online training PQM Consultants. Klik banner di bawah untuk mendaftar, tempat terbatas!

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *