Anggaran Seret, Training & Development Seperti Apa yang Bisa Dilakukan?

Akan ada kondisi dimana organisasi Anda tengah dilanda masalah, mungkin saat itu kondisi ekonomi sedang tidak baik, profit perusahaan meluncur kebawah, atau situasi negara sedang tidak kondusif.  Sinyal-sinyal untuk pengetatan ikat pinggang semakin kencang dikumandangkan. Semua pengeluaran yang “tidak perlu” akan semakin sulit untuk terealisasi, kalau tidak mustahil, untuk  mendapatkan persetujuan Direksi. Terkadang, pengeluaran untuk Pengembangan dan Pelatihan yang jadi korban, apa yang bisa Anda lakukan?

Sialnya, seringkali Pelatihan dan Pembelajaran dikategorikan oleh Direksi sebagai pengeluaran yang tidak perlu(-perlu amat).  Kalau dipikir, betul juga sih. Kalau tidak ada pelatihan, kan operasi perusahaan tidak terganggu. Jualan bisa jalan terus. Dan yang penting, tidak menambah cash-out – sesuatu yang semakin mahal harganya saat ini.

Masalahnya, teman-teman di HR dan Training Department sadar sekali bahwa pengurangan atau bahkan peniadaan pelatihan tidak akan berdampak signifikan untuk jangka pendek, tetapi bisa fatal untuk kepentingan jangka panjang perusahaan. Dengan perkembangan dunia yang semakin pesat, maka sudah menjadi keharusan bahwa orang-orang di perusahaan kita harus terus “diisi” atau mereka akan “ketinggalan” dengan teman-teman sejawatnya di perusahaan lain. Dan status ‘tertinggal’ bisa berarti pengurangan daya saing dan keunggulan perusahaan. Berbahaya sekali, bukan ?

Kesimpulannya: kita harus putar otak, buka hati dan peras keringat agar kegiatan Pembelajaran bisa tetap berjalan optimal meski bujet menciut. Bagaimana caranya ? Sebenarnya banyak sekali alternatif bentuk kegiatan pembelajaran. Pelatihan in-class hanyalah salah satu diantaranya. Cash-outnya biasanya paling besar; repotnya, manfaat nyata yang diperoleh justru sering hanya kecil saja, kalau tidak bisa dikatakan tidak jelas. Karena itu, pertama-tama adalah buang pemikiran bahwa Pembelajaran berarti hanya Pelatihan in-class saja. Mari kita lihat berbagai alternatif kegiatan pembelajaran yang murah-meriah tapi tetap efektif.

  1. Membentuk kelompok Bedah buku

Ini cara klasik, tetapi memang efektif untuk meluaskan wawasan dengan cara yang efisien karena tidak perlu mendatangkan si penulis atau konsultan untuk memahami isi bukunya. Beberapa klien PQM menjalankan kegiatan ini dua minggu atau sebulan sekali, khususnya di lingkaran manajer dan atau manajemen puncak. Bila bisa berjalan disiplin dan konsisten, perlahan-perlahan peserta akan mengakui bahwa wawasannya bertambah dan diperkaya melalui aktivitas bedah buku ini. Kami sendiri di PQM Consultants memiliki forum bernama Quality Day, dimana karyawan internal wajib membagikan pengalaman dan pemahamannya setelah mendapatkan ilmu baru atau sekadar berbagi ilmu yang sudah mereka tahu sebelumnya lewat forum bersama.

  1. Menggalakkan OJT (On-the Job Training) / JI (Job Instruction)

Kadang-kadang memperkuat dan menstandarkan proses-proses kunci di gemba akan menghasilkan keunggulan dari pesaing, baik dari segi kualitas, delivery time, maupun tingkat biaya yang lebih rendah. Standarisasi proses ini sangat efektif ditunjang oleh kegiatan JI/OJT.

  1. Mengatur pelaksanaan delegasi, rotasi, mutasi, dan atau project assignment

Melalui penggantian tugas atau pertukaran pemegang jabatan, mereka bisa menambah kompetensi atau keahlian yang diperoleh dari langsung terjun menjalankan pekerjaan – tentunya akan sangat efektif jika didampingi oleh pembimbing atau Mentor

  1. Menggalakkan proses Coaching

Setiap atasan dimobilisasi untuk mengadakan sesi Coaching secara teratur dengan masing-masing bawhannya, sehingga bila ada kekurangan/kelemahan bisa cepat diisi atau diperkuat dengan bimbingan atasannya

  1. Video-learning! Internet sang Dewa Penyelamat

“Untuk apa internet cepat?”
Mungkin Anda pernah mendengar pertanyaan ini dari seorang mantan menteri beberapa tahun lalu yang sempat menjadi bahan bercandaan di dunia maya. Bagi kita, tentu saja internet yang cepat memudahkan untuk menarik informasi dan bahan pembelajaran dari beragam suber, gratis maupun berbayar. Saat ini perkembangan video pembelajaran baik berbayar maupun gratis sudah sedemikian pesatnya dan perusahaan Anda sendiri mungkin sudah merasakan manfaatnya. Video learning terbukti efektif dalam proses pembelajaran, karena peserta belajar melalui pengamatan atas proses yang harus dijalankan, tidak sekedar belajar dari uraian kata-kata yang diucapkan Trainer. Dengan membeli satu atau beberapa paket video pembelajaran, Internal Trainer dapat memfasilitasi program belajar yang berisi pemutaran video dilanjutkan dengan latihan dan diskusi penerapan. Dan video bisa diputar ulang sepuasnya, baik kepada kelompok peserta yang sama, maupun kepada kelompok peserta lain. Misalnya, perusahaan ingin menerapkan 5R/5S, memulai proses Lean Journey, pembekalan cara Coaching yang efektif. Topik-topik seperti ini maupun banyak topik lainnya tersedia dalam bentuk video yang menarik. Secara total, investasi pembelian video menjadi sangat ekonomis karena banyak karyawan yang dapat memperoleh manfaat dari program belajar video ini.

  1. Kunjungan/benchmarking

Kini semakin banyak perusahaan yang berkualitas baik, bersedia membuka diri untuk dikunjungi tim dari perusahaan lain (tentunya bukan yang direct competitor) dan berbagi pengalaman keberhasilan mereka. Tim tamu kemudian pulang membawa sejumlah insight dan contoh nyata penerapan suatu program tertentu (misal : Lean Manufacturing, 5S, dan sebagainya). Tim tuan rumah biasanya bangga dengan apa yang sudah mereka capai, sekaligus mendapatkan umpan balik untuk perbaikan tingkat lanjutnya. Modal yang dibutuhkan hanya pengetahuan tentang perusahaan-perusahaan yang bersedia dikunjungi ini, serta menjalin kontak dengan PIC perusahaan tersebut. Sangat ‘murah’ dari segi pengeluaran uang, tapi bisa membuat tim internal kita bergairah dan mendapat semangat baru untuk melakukan perbaikan/perubahan di area kerjanya. Karena mereka sudah melihat dengan mata kepala sendiri perbaikan yang sebelumnya mereka anggap sulit/mustahil bisa terjadi.

PQM Consultants juga menyediakan jasa benchmarking bagi perusahan yang ingin belajar langsung dari beragam perusahaan terkemuka di Indonesia. Anda bisa merasakan bagaimana kunjungan/benchmarking dapat memotivasi organisasi dan tentunya belajar hal-hal baru. Hubungi kami di cro@pqm.co.id

Jadi, jika organisasi Anda tengah dilanda ‘badai krisis’ dan menghambat proses pembejalaran dan pengembangan, kini Anda harus mengatakan No problem. Anda tetap bisa menggulirkan program-program pembelajaran alternatif, dan meng-up grade pengetahuan dan keahlian karyawan perusahaan Anda dengan beragam cara yang sudah kami sebutkan di atas.

 

PQM Consultants menyelenggarakan workshop Effective Training Management pada tanggal 18-19 September 2019 dalam bentuk Public Training, informasi lebih lengkap dapat Anda simak di sini.

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *