Spare Part Inventory Management

Keandalan operasional perusahaan sangat ditentukan oleh ketersediaan spare parts yang tepat, terutama untuk mendukung peralatan kritikal dan menjaga kontinuitas layanan. Dalam praktiknya, gangguan kecil pada komponen tertentu dapat memicu downtime, keterlambatan perbaikan, hingga dampak biaya yang signifikan. Tantangannya semakin besar karena banyak spare parts memiliki karakteristik khusus, seperti permintaan yang tidak rutin, variasi item yang tinggi, serta lead time pengadaan yang panjang.

Program Spare Part Inventory Management ini dirancang untuk membantu perusahaan menstandarkan pengelolaan spare parts secara lebih sistematis, mulai dari klasifikasi, penetapan parameter stok, hingga strategi replenishment. Program ini juga menekankan pentingnya penyelarasan antara kebutuhan operasi dan maintenance dengan fungsi procurement, warehouse, dan finance, agar keputusan persediaan menjadi lebih terencana dan mendukung performa operasional secara menyeluruh.

Yang membedakan program ini adalah fokusnya pada realitas pengelolaan spare parts yang memang berbeda dari material biasa, seperti aspek criticality, long lead time, intermittency, dan long tail items. Materi tidak berhenti pada konsep, tetapi diarahkan pada praktik yang dapat langsung diadopsi menjadi standar kerja, termasuk kebijakan pengendalian, parameter stok, dan pendekatan kontrol yang relevan. Pembelajaran juga diperkuat dengan game simulation agar peserta memahami trade-off antara availability dan cost secara lebih nyata.

Melalui program in-house ini, perusahaan memperoleh pendekatan pembelajaran yang aplikatif untuk memperkuat visibilitas, kontrol, dan konsistensi dalam pengelolaan spare parts. Dengan pengelolaan yang lebih terstruktur dan kolaborasi lintas fungsi yang lebih kuat, organisasi akan lebih siap mengurangi risiko stockout, mendukung keandalan operasi, serta mengambil keputusan inventory yang lebih seimbang antara kebutuhan layanan dan efisiensi biaya.

inhouse program

Program Objectives

  • Peserta mampu melakukan standardisasi data & klasifikasi spare parts untuk menentukan prioritas pengelolaan spare parts terminal.
  • Peserta mampu menerjemahkan kebutuhan spare parts dari maintenance plan/ledger sehingga ketersediaan part mendukung reliability peralatan
  • Peserta dapat melakukan penetapan kebijakan inventory yang tepat & terukur seperti Reorder Point (ROP), Safety Stock, dan aturan replenishment berbasis data pemakaian serta lead time
  • Peserta mampu memahami dampak keputusan perencanaan terhadap downtime, dan inventory cost melalui game simulation, lalu menyusun action plan implementasi pasca pelatihan.

Program Outline

  • Spare Parts Management Introduction
  • Spare Parts Classification & Numbering
  • Planned Maintenance Element (1)
  • Planned Maintenance Element (2)
  • Spare Parts Game Simulation
  • Spare Parts Demand Planning
  • Spare Parts Inventory Planning
  • Spare Parts Inventory Control & Accuracy

Take control of market demands with cutting-edge management strategies​

Solusi Pelatihan Customize yang Didesain Sesuai Kebutuhan Bisnis Anda

In-House Training Program PQM Consultants

Stay Ahead of The Competition

2026 Public Training Schedule is Here! Upgrade your skills and knowledge with our exclusive development program. Simply submit the form, and we will send the schedule directly to your email.

Solusi Pelatihan Customized

PQM Consultants menghadirkan In-House Training sebagai solusi untuk organisasi Anda. Dapatkan program tepat sasaran yang khusus didesign untuk organisasi Anda.

👉 Pilih programnya sekarang dan dapatkan FREE konsultasi