Gagal Pertahankan Hasil Kaizen? Mungkin Belum Coba Cara Ini!!!

Jika Anda sudah lama berkecimpung di bidang operasional dan productivity improvement, tentu sudah akrab dengan istilah Kaizen. Mungkin perusahaan Anda juga sudah pernah mencoba untuk menerapkan prinsip-prinsip Kaizen dalam proses kerja. Namun memang implementasi semacam itu tak selalu mudah, dan kadang inisiatif Kaizen malah mandek di tengah jalan. Kira-kira apa penyebabnya, dan bagaimana cara menerapkan Kaizen secara efektif untuk meningkatkan produktivitas?

Kaizen adalah filosofi Jepang, yang mendorong perusahaan untuk melakukan perubahan konstan untuk meningkatkan produktivitas. Filosofi Kaizen sendiri menekankan pada peningkatan produktivitas dengan menghilangkan muri, atau kerja keras yang tidak perlu

Kaizen didasarkan pada motto “memelihara sumber daya manusia perusahaan sebisa mungkin dan mendorong partisipasi dalam kegiatan Kaizen.” Untuk mencapai optimasi proses yang sukses dengan menggunakan Kaizen, perusahaan membutuhkan partisipasi dari manajemen tingkat atas hingga pekerja tingkat dasar.

Apa keuntungan implementasi Kaizen di tempat kerja?

Fasilitas pabrik atau kantor yang menggunakan metodologi Kaizen selalu mencari cara untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi proses mereka. Namun, ini bukan sekadar mencari peluang untuk memperbaiki sesuatu. Alih-alih, Kaizen adalah strategi keseluruhan untuk mengidentifikasi peluang peningkatan dan memanfaatkannya setiap saat. Strategi ini telah terbukti membantu perusahaan meningkatkan produktivitas secara dramatis dan mempertahankannya.

Kaizen bermanfaat untuk menghilangkan waste yang melekat dalam proses di perusahaan manufaktur. Tidak hanya seven waste secara tradisional—atau Muda—tetapi juga Mura (ketidakmerataan) dan Muri (beban kerja berlebihan). Dengan Kaizen, perusahaan tak perlu menghabiskan uang, menambah orang, melakukan pekerjaan lebih banyak, atau melakukan waste yang tidak menambah produktivitas.

Nah, jika organisasi Anda ingin menerapkan filosofi Kaizen di proses-proses kerja, salah satu langkah awal yang bisa diambil adalah mengadakan Kaizen Event.

Langkah pertama: Kaizen Event

Kaizen Event adalah proyek improvement dengan durasi singkat dengan tujuan khusus untuk perbaikan. Proyek ini biasanya berlangsung selama seminggu yang dipimpin oleh seorang fasilitator atau konsultan, dengan tim pelaksana yang sebagian besar adalah anggota tim kerja—anggota tim atau departemen di mana Kaizen Event dilaksanakan—ditambah beberapa orang tambahan dari departemen pendukung dan bahkan jajaran manajemen.

Pelaksanaan Kaizen Event menjadi bagian dari keseluruhan program perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) jika mereka ingin berhasil dan agar keuntungan dan produktivitas bisa dipertahankan.

Jika pelaksanaan Kaizen Event tidak didukung atau dipahamikhususnya di departemen yang menjadi obyek pelaksanaan proyekbiasanya keuntungan yang didapat akan cepat terkikis dalam waktu singkat, ketika tim kembali kepada cara kerja semula. Singkatnya, Kaizen harus segera menjadi budaya di perusahaan, agar hasilnya bisa bertahan.

Untuk menanamkan budaya Kaizen, perusahaan juga harus cermat dalam memilih program Kaizen Event atau fasilitator yang membawakannya. Setelah program pelatihan, fasilitator dan tim peserta dari perusahaan harus memastikan Kaizen bisa menjadi budaya baru di tempat kerja. Untuk itu, PQM telah merancang program Kaizen Event yang hasilnya bertahan lama.

Kaizen Event in The Real Place

Program Kaizen Event PQM dirancang khusus untuk selain membantu meningkatkan produktivitas, juga untuk mendorong tim di perusahaan untuk menjadikan konsep dan filosofi Kaizen menjadi budaya kerja mereka sehari-hari.

Untuk melaksanakan program Kaizen Event ini, PQM bekerjasama dengan perusahaan yang telah lama menerapkan filosofi Kaizen dalam proses kerjanya, yakni PT Yamaha Music Manufacturing Asia (YMMA). Dengan demikian, peserta Kaizen Event akan melihat langsung bagaimana implementasi Kaizen di shop floor, dan seperti apa hasilnya.

Program pelatihan tiga hari Kaizen Event in The Real Place menawarkan beberapa sesi, yang semuanya mendorong tim untuk meningkatkan produktivitas dan menghadirkan budaya Kaizen di tempatnya masing-masing. Garis besar programnya adalah:

1) Factory Tour

Peserta Kaizen Event akan diajak untuk melihat langsung proses produksi piano di YMMA. Tak hanya melihat prosesnya, tapi peserta juga diberi kesempatan untuk jadi ‘karyawan’ YMMA, dengan melakukan diskusi dan meeting di lini produksi, makan bersama tim di lini produksi, membahas pencapaian harian, mengidentifikasi masalah dan mencari solusinya, dan sebagainya.

2) Project Challenge

Di sesi ini, peserta Kaizen Event ditantang untuk mengerjakan improvement project langsung di shop floor bersama karyawan YMMA, dipandu oleh fasilitator dari YMMA dan konsultan dari PQM. Dengan melakukan proyek langsung, peserta jadi memahami seperti apa implementasi Kaizen di shop floor.

3) Sharing Session

Pada acara ‘bocor-bocoran’ ini, pihak YMMA akan membuka sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman tentang bagaimana awal mula implementasi Kaizen di perusahaannya, seperti apa langkah-langkahnya, dan hasil apa yang dicapai.

Tak hanya itu, YMMA juga akan berbagi mengenai tantangan dan kesulitan saat implementasi awal dan bagaimana cara menanganinya, menjelaskan keuntungan Kaizen untuk karyawankhususnya yang memberikan ide improvementhingga membuka rahasia sukses membuat karyawan mendukung program Kaizen sepenuhnya.

4) Berlatih menjadi decision maker dalam sehari

Menjelang akhir pelatihan, peserta akan mempresentasikan hasil inisiatif improvement mereka di hadapan presiden direktur YMMA. Mereka akan memberi masukan dan saran dari sisi bisnis, berdasarkan temuan dan perbaikan yang dilakukan.

Beberapa contoh yang pernah dilakukan, peserta Kaizen Event PQM-YMMA mampu memberi saran misalnya rotasi karyawan, menutup lini produksi karena banyak pemborosan yang ada pada lini tersebut, menambah atau meniadakan jam lembur, hingga merekomendasikan untuk mengurangi tenaga kerja pada sebuah lini produksi, atau memindahkannya ke lini produksi lain.

Di luar manfaat nyata untuk benar-benar meningkatkan proses di shop floor, Kaizen Event menghasilkan team-working dan ownership yang lebih baik jika karyawan dilatih dengan benar. Tim akan mampu mengambil tanggung jawab untuk bidang mereka, dan mampu melakukan perbaikan untuk mempermudah kerja mereka sendiri, serta membuat hal-hal lebih efisien dan menghemat dana perusahaan.

Kebanyakan orang sebenarnya ingin menjadi sukses dan bangga dengan pekerjaan yang mereka lakukan, dan Kaizen akan membantu mereka untuk mencapai hal ini demi kepentingan organisasi dan karyawan sendiri.

 

Tertarik untuk merasakan Kaizen Event di PT. Yamaha Music Manufacturing Asia? PQM Consultants akan menyelenggarakan training tersebut pada 23-25 April 2019. Untuk info lebih lanjut dan pendaftara, silakan kunjungi tautan berikut.

Related posts

Leave your comment Required fields are marked *