Bagaimana Penerapan Overall Equipment Effectiveness Yang Benar?

Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan sebuah metrik inti yang sangat kuat dalam Total Productive Maintenance (TPM). OEE dapat memberikan nilai numerik untuk peluang peningkatan, mulai dari perhitungan ketersediaan kinerja, dan kualitas output dari peralatan tertentu.

OEE dapat melihat apakah sebuah peralatan sudah efektif dan dapat memenuhi permintaan pelanggan saat ini atau di masa depan. OEE membantu Anda menganalisis alasannya sehingga Anda dapat mengatasinya secara sistematis.

Bagaimana OEE Bekerja

Perhitungan OEE mengumpulkan “6 kerugian besar” (hari ini 7 kerugian besar) dari TPM menjadi satu angka yang mewakili tingkat operasi efektif untuk peralatan atau line yang terintegrasi — dengan kata lain, persentase waktu peralatan atau waktu beroperasi secara efektif, atau pengoperasiannya sudah maksimal. Itu berarti persentase produk yang diproduksi dengan kualitas yang baik dibandingkan dengan apa yang bisa diproduksi dalam waktu yang dijadwalkan.

The 6 Big Losses

Availability (downtime) 1. Equipment failure (breakdowns)
  2. Setup and adjustment
3. Start Up
4. Cutting Tools Repalacement 
Performance (speed) 5. Idling and minor stoppages
  6. Reduced speed of operation
Quality (defects) 7. Process defects (scrap, repairs)

OEE Bukan TPM!

OEE adalah ukuran yang paling dekat hubungannya dengan TPM, tetapi OEE tidak setara dengan TPM. Intinya, TPM bukanlah tentang metrik yang kompleks, karena TPM adalah sebuah metodologi. OEE tentang mengembangkan kemampuan orang dan organisasi. Setiap orang harus terlibat dalam mengejar 4 tujuan utama yaitu zero accident, zero breakdown, zero crisis,  dan zero defect. Bagian Produksi, pemeliharaan (maintenance), dan rekayasa (engineering) membentuk kerjasaman yang efektif serta efisien, dan operator meningkatkan rasi “kepemilikan” terhadap peralatan. Sikap dan perilaku baru menghasilkan perubahan budaya dapat meningkatkan moral, mendorong peningkatan berkelanjutan, menargetkan kehandalan total aset, dan mendukung inisiatif lean.

TPM sangat penting untuk mencapai proses yang mengalir, karena aliran tidak dapat terjadi tanpa peralatan dan proses yang andal. Pada gilirannya, pemahaman yang baik tentang OEE mendorong upaya penerapan TPM yang efektif.

Karena OEE mengemas banyak informasi menjadi satu ukuran, OEE menjadi sangat kuat. Tapi itu juga bisa menyulitkan penghitungan dan membingungkan untuk ditafsirkan. Orang biasanya mendapat masalah saat mereka mencoba:

  • Gunakan OEE terutama sebagai KPI tingkat tinggi (indikator kinerja utama)
  • Lihat OEE sebagai ukuran eksternal yang memiliki arti bagi pelanggan
  • Perbanyak OEE di beberapa mesin di departemen atau pabrik
  • Hitung OEE pada setiap peralatan
  • Ukur diri mereka dengan ukuran OEE “kelas dunia”
  • Fokus pada angka demi angka itu sendiri daripada konteks peningkatan
  • Gunakan OEE sebagai klub, bukan sebagai tolok ukur

Ingin tahu tips dalam menerapkan OEE di perusahaan anda? Ikuti online training Overall Equipment Effectiveness yang akan diselenggarakan pada 14-15 April 2021. Link Pendaftaran: https://bit.ly/3sEPpN6

Related posts